https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/issue/feed Journal of Maritime and Education (JME) 2026-02-16T12:48:50+00:00 Yuna Sutia yuna.sutia@yahoo.co.id Open Journal Systems <p>Journal of Maritime and Education (JME) merupakan jurnal ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Adiguna Maritim Indonesia Medan. JME menjadi sarana publikasi hasil riset , aplikasi riset dan pengembangannya di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun setiap bulan <strong>Februari</strong> dan <strong>Agustus</strong>. Edisi pertama yang diterbitkan secara cetak dan online pada bulan februari tahun 2019. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan kekantor redaksi. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan cetak dan online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari paling lama 4 minggu</p> https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/219 TAHAPAN PENGURUSAN DOKUMEN PERIZINAN SEA TRIAL KAPAL BARU TB. SML06A PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN OLEH PT. TIRTAYASA BAHARI SAMUDRA BATAM 2026-02-16T10:14:50+00:00 Lilis Lilis lilismpd1976@gmail.com Boby Winanda tim.itkampus@gmail.com Nurul Hafilda tim.itkampus@gmail.com <p>Penelitian ini membahas tahapan pengurusan dokumen perizinan sea trial kapal baru TB. SML06A oleh PT Tirtayasa Bahari Samudra di KSOP Khusus Batam. Metode penelitian yang di gunakan berupa studi lapangan melalui observasi lapangan. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis prosedur perizinan sea trial berdasarkan regulasi Kementerian Perhubungan dan lembaga klasifikasi kapal, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, seperti Ditjen Perhubungan Laut, galangan kapal, KSOP, dan pemilik kapal. PT Tirtayasa Bahari Samudra berperan sebagai agen kapal yang mewakili pemilik dalam pengurusan dokumen kapal, baik saat kedatangan maupun keberangkatan. Pelabuhan sebagai terminal kapal membutuhkan sistem dan fasilitas yang mendukung kelancaran operasional, termasuk proses administrasi. Dalam hal ini, sea trial merupakan tahapan penting untuk menguji kelayakan kapal sebelum beroperasi. Proses perizinannya meliputi pengajuan permohonan, verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik oleh marine inspector, penerbitan izin sea trial, dan pelaporan hasil uji coba. Makalah ini juga mengidentifikasi kendala teknis dan administratif selama proses pengurusan dokumen, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi layanan perizinan di KSOP. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan bagi pelaku industri pelayaran dalam memahami dan melaksanakan prosedur legalisasi kapal baru di wilayah pelabuhan.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Lilis Lilis, Boby Winanda, Nurul Hafilda https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/220 PELAKSANAAN PROSES KEDATANGAN KAPAL MT. ESTEEM ENERGY DI PELABUHAN PULAU LAUT OLEH PT. MARITIME NETWORK INDONESIA CABANG KOTA BARU 2026-02-16T10:27:02+00:00 Muhammad Sahid idsahid1971@gmail.com Lilis Lilis lilismpd1976@gmail.com Baktiar Gomaho idsahid1971@gmail.com Yursal Yursal idsahid1971@gmail.com <p>Pelaksanaan proses kedatangan kapal MT. Esteem Energy di Pelabuhan Pulau Laut oleh PT. Maritime Network Indonesia Cabang Kota Baru merupakan kegiatan operasional yang memerlukan koordinasi dan perencanaan yang matang antara berbagai pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses kedatangan kapal, meliputi ketepatan estimasi waktu kedatangan (Estimated Time of Arrival/ETA), efisiensi komunikasi dan koordinasi antar pihak, ketersediaan fasilitas dermaga, kepatuhan terhadap regulasi maritim, kondisi lingkungan perairan, serta profesionalisme awak dan agen kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field research) melalui observasi langsung terhadap kegiatan operasional kedatangan kapal, serta metode penelitian pustaka (library research) dengan menelaah literatur dan regulasi terkait pelayaran dan kepelabuhanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan proses kedatangan kapal sangat ditentukan oleh sinergi antara faktor teknis, administratif, dan sumber daya manusia yang terlibat. Dengan pengelolaan yang terencana dan kepatuhan terhadap regulasi maritim, proses kedatangan kapal dapat berlangsung dengan aman, efisien, dan tepat waktu.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Sahid, Lilis Lilis, Baktiar Gomaho, Yursal Yursal https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/221 PROSEDUR ORDER TUG BOAT DAN MOORING PADA SAAT KEDATANGAN KAPAL MELALUI SISTEM PHINNISI OLEH PT. MARITIME NETWORK INDONESIA CABANG KOTA BARU 2026-02-16T10:39:49+00:00 Yuna Sutria tim.itkampus@gmail.com Nurmaliana Sari Siregar yunasutria27@gmail.com Suparman Suparman yunasutria27@gmail.com Gery Prancisco yunasutria27@gmail.com <p>Proses kedatangan kapal merupakan tahapan krusial dalam kegiatan operasional pelabuhan yang memerlukan koordinasi efektif antara pihak kapal, operator pelabuhan, serta penyedia jasa pendukung seperti tug boat dan mooring. Koordinasi yang baik sangat menentukan kelancaran lalu lintas kapal, efisiensi waktu sandar, serta tingkat keselamatan dan keamanan operasional di area pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Sistem Phinnisi dalam mendukung prosedur pelayanan kapal, khususnya pada proses pemesanan tug boat dan mooring di PT. Maritime Network Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan (field research) untuk memperoleh data empiris serta metode kepustakaan (library research) guna mendukung data teoritis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Phinnisi mampu meminimalisir potensi keterlambatan pelayanan, mengurangi risiko kesalahan administratif, serta meningkatkan efisiensi komunikasi antarpihak terkait, baik internal maupun eksternal. Namun, masih terdapat kendala teknis berupa gangguan jaringan dan keterbatasan pemahaman pengguna terhadap sistem, sehingga diperlukan pelatihan berkelanjutan serta peningkatan infrastruktur teknologi guna optimalisasi penerapan sistem tersebut.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yuna Sutria, Nurmaliana Sari Siregar, Suparman Suparman, Gery Prancisco https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/222 PENGURUSAN PERPANJANGAN SHIP SANITATION CONTROL EXEMPTION CERTIFICATE (SSCEC) DAN MEDICINE CHEST PADA KANTOR KARANTINA KESEHATAN BATAM OLEH PT. PUTRA SAMUDERA INTI BATAM 2026-02-16T10:54:02+00:00 Eka Fransiska ekafransiska2210@gmail.com Dina Rispianti ekafransiska2210@gmail.com Irma Handayani ekafransiska2210@gmail.com Nanda Ramadani ekafransiska2210@gmail.com <p>Dalam makalah ini, penulis membahas tentang proses pengurusan perpanjangan perizinan pengendalian sanitasi kapal (SSCEC) dan perizinan kotak medis kapal (<em>Medicine Chest</em>). Kedua perizinan ini sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pelayaran internasional. SSCEC adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa kapal telah diperiksa dan tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat. Sertifikat Medicine Chest juga menunjukkan ketersediaan dan kelayakan obat-obatan dan alat kesehatan di atas kapal. Kedua sertifikat ini berlaku selama enam bulan, dan mereka harus diperpanjang secara berkala. Proses perpanjangan melibatkan pengajuan permohonan melalui Sistem Informasi Kekarantinaan Kesehatan (Sinkarkes), pemeriksaan sanitasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta verifikasi kelengkapan dan kondisi peralatan medis di kapal. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji prosedur, tantangan, dan solusi dalam pengurusan perpanjangan kedua sertifikat tersebut, dengan fokus pada implementasi regulasi nasional dan internasional, serta peran koordinasi antara pemilik kapal, agen pelayaran, dan otoritas kesehatan pelabuhan. Penelitian makalah ini menggunakan metode penilitian <em>Field Research </em>(Metode Lapangan) dan <em>Libary Research </em>(Metode Perpustakaan). Hasil kajian diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan kepatuhan dalam proses perpanjangan sertifikat, guna mendukung pelayaran yang aman dan sehat.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Eka Fransiska, Dina Rispianti, Irma Handayani, Nanda Ramadani https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/223 PROSES PENANGANAN SIGN OFF CREW KAPAL SPM BHEEM PADA IMIGRASI BATU AMPAR OLEH PT. BALANCIA SHIPPING AGENCY BATA 2026-02-16T11:03:20+00:00 Dafid Ginting tim.itkampus@gmail.com Yepta Vianus Marbun dafidginting12@gmail.com Fahmi Rinaldi dafidginting12@gmail.com Muhammad Al Purkan Ritonga dafidginting12@gmail.com <p><em>Sign off crew</em> adalah prosedur resmi di mana seorang awak kapal dipindahkan dari kapal setelah kontraknya berakhir atau berdasarkan permintaan, diiringi dengan verifikasi dokumen, izin keimigrasian, dan serah terima tugas kepada <em>crew</em> pengganti. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu, metode observasi lapangan (<em>field research</em>) dan metode perpustakaan (<em>library research</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam prosedur tersebut, kapten kapal mengirimkan surat elektronik (<em>e-mail</em>) permintaan pergantian awak kepada pemilik kapal serta perusahaan terkait, umumnya dilakukan sebelum masa kontrak awak kapal berakhir. Langkah ini bertujuan agar perusahaan dapat menyiapkan awak pengganti secara tepat waktu dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh kapten kapal dan pemilik kapal. Hambatan menegaskan urgensi adanya perencanaan yang lebih matang, koordinasi yang terintegrasi, serta komunikasi yang efektif antar pihak terkait guna mengurangi risiko keterlambatan dan memastikan proses <em>sign off crew</em> terlaksana sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dafid Ginting, Yepta Vianus Marbun, Fahmi Rinaldi, Muhammad Al Purkan Ritonga https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/224 PENANGANAN DOKUMEN KAPAL MT. PETRO SAMUDRA DI PERAIRAN BATU AMPAR PADA PT. PELAYARAN DWI PUTRA LAKSANA BATAM 2026-02-16T11:06:57+00:00 Yuris Danilwan tim.itkampus@gmail.com Syarifur Ridho yurisdanilwan.ami@gmail.com Nursyahrul Ritonga yurisdanilwan.ami@gmail.com Julpri Julpri yurisdanilwan.ami@gmail.com <p>Indonesia merupakan sebuah negara yang dikenal sebagai negara maritim dengan sebagian besar wilayahnya berupa lautan serta terdapat beragam pulau. Sarana transportasi laut yang digunakan biasanya berupa kapal. Kapal ini biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai suatu akses penghubung antar pulau. serta terdapat industri pelayaran mengoprasikan tranpsortasi tersebut dari pelabuhan satu ke pelabuhan lainnya. Pengamatan ini mengambil lokasi di PT. Pelayaran Dwi Putra Laksana. Data dikumpulkan dari narasumber (informan), peristiwa atau aktivitas, dokumen, dan arsip. Kesimpulan dari pengamatan penulis adalah bahwa PT. Pelayaran Dwi Putra Laksana Batam menangani dokumen kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang. Sistem dan prosedur penanganan dokumen kapal secara umum dilakukan dalam dua tahapan, yaitu kedatangan dan keberangkatan kapal.Tahap kedatangan kapal dimulai dari persiapan dokumen sebelum kapal tiba, pelaksanaan clearance in, hingga pembuatan laporan setelah kapal berangkat.Tahap keberangkatan kapal dimulai dari persiapan dokumen sebelum kapal berangkat, pelaksanaan clearance out, hingga dokumen yang dibutuhkan saat kapal berangkat. Dalam penanganan dokumen kapal, terdapat instansi terkait yang berperan, yaitu agen pelayaran, instansi pemerintah, dan pihak terkait lainnya.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yuris Danilwan, Syarifur Ridho, Nursyahrul Ritonga, Julpri Julpri https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/225 SIKLUS KELUAR MASUK CONTAINER DELIVERY DI PELABUHAN TERMINAL CONTAINER BATU AMPAR PADA BADAN USAHA PELABUHAN BP BATAM 2026-02-16T11:14:10+00:00 Dirhamsyah Dirhamsyah tim.itkampus@gmail.com Fadiyah Hani Sabila dirhamsyahami@gmail.com Naomi Sarumpaet dirhamsyahami@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siklus keluar masuknya Container Delivery di Pelabuhan terminal Container Batu Ampar pada Badan Usaha Pelabuhan BP Batam. Hasil penelitian dalam pembahasan masalah tentang siklus keluar masuk Container delivery di pelabuhan. Penelitian ini dilakukan untuk memahami alur operasional bongkar muat peti kemas, mulai dari proses kedatangan Container, penempatan dilapangan penumpukan, hingga proses pengeluaran Container dari terminal. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis peranan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam dalam mengelolah arus logistik serta hambatan- hambatan yang sering terjadi selama proses tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas dan efisiensi sistem pelayanan Container Delivery serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan terminal Container di pelabuhan Batu Ampar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan lapangan (field research) dan pengamatan perpustakaan (library research) dimana penulis mendapatkan materi atau bahan penelitian, dari buku-buku yang ada di perpustakaan maupun sumber bacaan lainnya yang berkaitan dengan pokok bahasan yang diambil</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dirhamsyah Dirhamsyah, Fadiyah Hani Sabila, Naomi Sarumpaet https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/226 KEWAJIBAN OWNER DALAM PENGURUSAN RENCANA POLA TRAYEK KAPAL PADA PT. MARGO INDONESIA SERVICESTAMA JAKARTA 2026-02-16T11:23:16+00:00 Yusnidah Yusnidah asdayusnidah@gmail.com Aja Avriana Sahid asdayusnidah@gmail.com Lopian Nauli Nadeak asdayusnidah@gmail.com Netty Kesuma asdayusnidah@gmail.com <p>Penyusunan penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui bagaimana Kewajiban Owner dalam Pengurusan RPT (Rencana Pola Trayek) kapal pada PT. Margo Indonesia Servicestama. Penulis memperoleh melalui observasi metode penelitian lapangan (field research) dan metode penelitian perpustakaan (library research). Perusahaan kepemilikan kapal mencari muatan untuk kapal. Namun PT. Margo Indonesia Servicestama Jakarta dalam kegiatan tidak terlaksana secara efektif dan efesien yang disebabkan lama nya respon dari Aplikasi SIMLALA (sistem informasi manajemen lalu lintas Angkutan laut) yaitu RPT (Rencana Pola Trayek), yang membuat kapal tidak dapat beroperasional akibat dokumen yang belum memenuhi standart untuk beroperasi. Oleh sebab itu, disarankan adanya pihak-pihak untuk melakukan pemantauan dokumen secara berskala, serta menerapkan sistem online dalam pemgisian dokumen agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat syarat yang ada pada aplikasi tersebut, sehingga dengan adanya pemeriksaan ulang akan meminimalisir masalah yang terjadi. Sehingga kewajiban Owner berjalan secara efektif dan efesien.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yusnidah Yusnidah, Aja Avriana Sahid, Lopian Nauli Nadeak, Netty Kesuma https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/227 Analisis Empiris Penurunan Kecepatan Kapal Penyebrangan Akibat Gelombang Laut Menggunakan Integrasi Data AIS dan ERA5 di Indonesia 2026-02-16T11:36:50+00:00 Meriah Kita Deliani meriahkitadeliana@gmail.gom Suratni Ginting meriahkitadeliana@gmail.gom Restu Mujiono meriahkitadeliana@gmail.gom Rapliansyah Rapliansyah meriahkitadeliana@gmail.gom <p>Kapal penyeberangan merupakan elemen penting dalam konektivitas antarpulau di Indonesia, namun kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kondisi oseanografi, khususnya gelombang laut. Penelitian ini menganalisis pengaruh gelombang terhadap kecepatan kapal penyeberangan menggunakan data <em>Automatic Identification System</em> (AIS) publik yang terintegrasi dengan data oseanografi pada tiga wilayah perairan Indonesia. Hasil menunjukkan hubungan yang kuat antara peningkatan tinggi gelombang dan penurunan kecepatan kapal, dengan penurunan 8–15% pada kondisi moderat dan lebih dari 25% pada kondisi gelombang kasar, terutama di perairan terbuka dan saat gelombang datang dari depan. Musim barat memberikan dampak penurunan kinerja paling signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi data AIS dan oseanografi untuk mendukung keselamatan, efisiensi, dan perencanaan transportasi laut nasional.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Meriah Kita Deliani, Suratni Ginting, Restu Mujiono, Rapliansyah Rapliansyah https://ejournal-poltekamimedan.my.id/index.php/jme/article/view/228 KAJIAN ENTROPI SEBAGAI PARAMETER KETAKTERATURAN DALAM SISTEM FISIKA 2026-02-16T12:48:50+00:00 Masringgit Marwiyah Nasution masringgitmarwiyahnst@gmail.com Taruna Taruna masringgitmarwiyahnst@gmail.com <p>Entropi merupakan salah satu konsep fundamental dalam termodinamika yang berperan penting dalam menjelaskan tingkat ketakteraturan suatu sistem fisika. Konsep ini tidak hanya relevan dalam sistem makroskopik, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan fisika statistik dan fenomena mikroskopik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran entropi sebagai parameter ketakteraturan dalam sistem fisika melalui pendekatan teoritis dan analisis literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah buku teks dan artikel ilmiah yang membahas entropi dalam konteks termodinamika klasik dan fisika statistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa entropi dapat digunakan sebagai ukuran kuantitatif ketakteraturan sistem serta sebagai indikator arah alami suatu proses fisika. Peningkatan entropi menandakan kecenderungan sistem menuju keadaan setimbang. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman konseptual yang lebih mendalam mengenai entropi dan aplikasinya dalam berbagai sistem fisika</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Masringgit Marwiyah Nasution, Taruna Taruna